Memahami Ketimpangan Penguasaan Tanah dan Ketunakismaan

0
549

Kelas Singkat
Memahami Ketimpangan Penguasaan Tanah dan Ketunakismaan

Struktur agraria Indonesia, di satu sisi, ditandai dengan konsentrasi penguasaan tanah. Konsentrasi terbesar ada pada korporasi-korporasi yang bergerak di bidang agrobisnis dan industri ekstraktif.  Di sisi lain, struktur penguasaan tanah di kalangan petani juga menunjukkan ketimpangan yang parah. Selain angka ketunakismaan yang tinggi, rata-rata penguasaan tanah oleh kaum tani juga kecil.

Kelas pelatihan ini akan mengajak para peserta untuk mendalami metode dalam mengkaji persoalan konsentrasi dan ketimpangan penguasaan tanah, termasuk memahami teknik untuk menghitung rasio ketimpangan penguasaan tanah. Peserta juga akan diajak untuk memahami persoalan ketimpangan penguasaan tanah dan ketunakismaan (landlessness) dalam perspektif transisi agraria.

Kelas pelatihan ini lebih ditujukan, dan terbatas, bagi peserta yang ingin memperdalam pengetahuan teoritik dan metodologis untuk mengkaji masalah konsentrasi, ketimpangan penguasaan tanah, dan ketunakismaan.

Pemberi materi: Dianto Bachriadi, Ph.d (ahli agraria dan penulis buku Six Decades of Inequality: Land Tenure Problems in Indonesia [ARCBooks, 2011]).

Waktu: Kamis-Jumat, 28-29 Juni 2018, jam 10.30 WIB – selesai.

Tempat: Agrarian Resources Center, Jl. Ski Air, No. 20, Arcamanik, Bandung

Narahubung: Yuris (WA 0895-3600-40547, e-mail yuriszaidan@gmail.com), Henny (WA 0895-3765-58210, e-mail arc.indonesia@gmai.com)