Get In Touch

General Lecture CASI Batch XII

 

Di tengah krisis ekologi pada era kapitalisme saat ini, kita perlu memahami dan mempertanyakan kembali apakah alam mampu menanggung beban pertumbuhan ekonomi yang tanpa batas? Serta adakah jalan alternatif bagi semua itu?

Kohei Saito, seorang filsuf Jepang yang berusaha menafsirkan kembali pikiran Marx tentang relasi manusia dan alam, menawarkan degrowth commmunism sebagai jalan alternatif. Secara singkat, konsep itu merupakan perkawinan antara konsep degrowth (pengurangan pertumbuhan ekonomi) dan communism (sumber daya dan produksi dimiliki secara kolektif).

Degrowth communism berupaya mendorong pergeseran paradigma dari pertumbuhan ekonomi yang tak terbatas dalam corak produksi kapitalisme menjadi pertumbuhan ekonomi yang terkontrol dengan fokus utama pada kesejahteraan manusia, keadilan sosial, dan keseimbangan ekologis. Beberapa kritik terhadap konsep degrowth mengatakan bahwa gagasan ini pada dasarnya merupakan salah satu taktik kapitalisme agar pertumbuhannya yang tanpa batas tidak sampai membunuh dirinya sendiri, sehingga degrowth dianggap melanggengkan kapitalisme. Benarkah demikian? Lantas apa yang membedakan gagasan degrowth communism Saito dengan degrowth pada umumnya?

Dalam rangka penyelenggaraan CASI Batch 12, ARC akan mengadakan General Lecture bertajuk “Ecosocialism & Degrowth Communism: Memahami Pemikiran Kohei Saito”, yang akan dibawakan oleh Dianto Bachriadi, Peneliti Senior ARC.

🗓 Jumat, 24 Juli 2026
🕕 Pukul 09.30-11.30 WIB
📍 Sekretariat ARC
Terbuka untuk umum secara daring