Neoliberalismus und Autoritarismus sind Zwillingsbrüder

0
308
© stop-huile-de-palme.ch

Lanjutan wawancara fotografer dan peneliti independen Frans Ari Prasetyo dengan Vorwärts , surat kabar sosialis yang berbasis di Swiss. Wawancara dilakukan masih dalam rangka menghadapi referendum tentang ratifikasi perjanjian perdagangan bebas antara European Free Trade Association (EFTA) dan Indonesia, yang di dalamnya termasuk perjanjian impor minyak sawit antara kedua belah pihak, pada 7 Maret 2021. Kali ini Frans membicarakan peran militer, kepolisian, dan perbankan, dalam bisnis minyak kelapa sawit di Indonesia.

Baca lebih lanjut wawancara kedua Frans dan Vorwärts.